Alasan Mengapa Kucing Menjilati Tuannya

Alasan Mengapa Kucing Menjilati Tuannya – Apakah Kamu pernah melihat kucing yang tengah menjilat-jilati tubuhnya ? Apak Kamu tau alasan pasti mengapa kucing senang melakukan hal itu ?

Pada umumnya, kucing punya kebiasaan untuk senang menjilat-jilati tubuhnya. Sebenarnya menjilat-jilati tubuhnya sendiri adalah salah satu cara alamiah yang dilakukan untuk membersihkan tubuhnya. Tatkala menjilati tubuhnya, lalu menemukan kotoran yang sulit diangkat, maka si kucing akan bersihkannya dengan menggunakan giginya. Tetapi, jika kotoran tidak melekat erat di permukaan kulit maupun buku-bulunya, cukup dengan lidah saja mampu mengangkat kotoran tersebut karena lidah kucing diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan disertai banyak bulu-bulu kasar. Meskipun tak kasat mata dengan jelas, namun bulu kasar tersebut berfungsi sebagai sisir atau sikat terhadap bulu-bulu di sekujur tubuhnya. Oleh karena itu, tak heran mengapa sekalipun harimau yang merupakan hewan besar yang masih satu rumpun dengan lucing, juga senang sekali menjilat-jilati tubuhnya sendiri.

alasan kucing menjilati tuannya

Kalau menjilati tubuhnya sendiri bertujuan untuk “mandi” alias membersihkan dirinya, lantas bagaimana dengan kebiasaan si kucing yang juga gemar menjilati Tuannya ? Mari kita kali ini membahas lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Menjilati-jilati berbagai hal adalah salah satu kebiasaan yang gemar dilakukan oleh kucing. Wajar saja kalau yang dijilati adalah tubuhnya sendiri. Bagaimana kalau yang lain semisal Kamu selaku pemilik si kucing ? Bisa saja orang yang dijilati, termasuk Kamu, merasa geli ketika jadi objek yang dijilat oleh si kucing.

Tentu selain rasa geli yang menghampiri, terselip juga rasa penasaran mengapa kucing senang melakukannya. Apakah benar karena sebagai bukti cinta atau justru karena hal lain ? Oleh karena itu, berikut ini ulasan lebih lanjut mengenai alasan mengapa kucing menjilati Tuannya.

1. Menguatkan ikatan batin semakin erat

Sesama kucing biasanya saling menjilati satu sama lain dengan tujuan menguatkan ikatan pada keduanya semakin erat. Selain itu, bau di antara kedua kucing pun serupa sehingga semakin eratlah hubungan keduanya.

Lalu, begitu pula sebenarnya ketika si kucing menjilati tuannya. Memang terbukti bahwa  menjilati pemiliknya merupakan sebuah cara si kucing untuk menunjukkan kasih sayang. Begitulah caranya menyayangi Kamu sebagai tuannya sebagaimana Kamu selama ini merawatnya dan mempehatikannya dengan baik.

2. Menghilangkan rasa cemas

Kucing yang merasa cemas kerap kali menjilati tubuhnya. Dngan begitu, kecemasannya berangsur-angsur hilang. Namun karena kucing cemas begitu sering menjilati tubuhnya, maka bisa saja dijumpai adanya beberapa area tubuh yang gundul tanpa bulu alias mengalami kebotakan. Hal itulah menjadi bukti yang menguatkan bahwa si kucing benar-benar merasa cemas.

Serupa dengan hal tersebut, bisa juga sesekali si kucing yang cemas menjilati Kamu sebagai tuannya. Hal ini punya tujuan yang sama juga, yaitu untuk mengurangi rasa cemas yang dialaminya. Jika sudah terlalu sering hingga mengganggu Kamu, apalagi memang dijumpai area kebotakan, maka segera bawa kucing Kamu ke dokter hewan supaya diperiksa dan diobati

3. Seakan merasa menjadi seorang anak kucing kembali

Dengan sifat alamiah kucing yang memang manja dan haus akan kasih sayang, maka sesekali kucing akan berprilaku layaknya anak-anak. Salah satu yang menujukkan prilaku kekanak-kanakan pada kucing adalah dengan menjilati tuannya.

Biasanya kelompok kucing yang kerap bersikap keanak-anakan adalah kucing yang terlalu cepat menjadi ibu alias menyapih anak-anaknya terlalu dini. Hal itu bahkan bisa membuat kucing menjadi terbiasa menjilati tuannya. Selain itu, bisa juga terbentuk kebiasaan aneh lainnya. Misalnya, mengisap pakaian Kamu maupun anggota tubuh Kamy yang lain seperti telinga.

4. Memberi penanda Kamu wilayah atau teritorialnya

Kucing menggunakan senyawa feromon untuk memberi tanda Kamu teritorial dan membatasi wilayahnya. Senyawa tersebut tidak bisa dilihat secara kasat mata. Namun, kucing diciptakan dengan hidung yang mampu menghirup alias mencium bau feromon sehingga tau apakah daerah tersebut miliknya atau justru milik kucing lain. Kalau menandai daerah, biasanya feromon tersebut berasal dari kotorannya, baik urin maupun feses.

Nah, sekarang ketika kucing menjilati tuannya itu juga berarti si kucing menandai Kamu Kamu sebagai pemiliknya.  Sama seperti Kamu misalnya yang menandai si kucing dengan kalung di lehernya. Begitu pula si kucing yang memberi tanda supaya kucing lain tau bahwa Kamu adalah pemiliknya.

Begitulah cara si kucing memberikan feromon pada diri Kamu sebagai tuannya. Untung si kucing seakan mengetahui etika dengan memberi feromon pada Kamu melalui jilatannya, dan bukan melalui kotorannya.

5. Menjadikan tuannya sebagai keluarga si kucing

Jika Kamu sebagai tuan si kucing begitu menyayanginya dengan perlakukan layaknya keluarga sendiri, begitu juga kucing terhadap Kamu. Salah satu cara yang dilakukan si kucing pada tuannya yakni dengan menjilati tubuh tuannya.

Jilatan lidah pada tubuh tuannya bisa juga ingin mengingatkan tuannya agar rajin membersihkan diri. Tak ayal memang kucing adalah salah satu hewan peliharaan yang sangat concern alias peduli terhadap yang namanya kebersihan.

Selain kucing butuh diperhatikan, sebenarnya kucing adalah piaraan yang juga suka memerhatikan. Terutama si kucing yang peka akan mood dari tuannya. Jika Kamu terlihat murung atau stress, kucing pun akan menjilati Kamu sebagai tuannya sekaligus karena menganggap Kamu adalah bagian dari keluarganya.