Ketahui 10 Ciri-Ciri Kucing Hamil Dan Akan Melahirkan

Ciri-Ciri Kucing Hamil – Seperti apa yang dialami oleh manusia, terutama para wanita, melahirkan anak adalah suatu momen yang amat membahagiakan dan mengharu-biru karena rasanya begitu emosional. Kalau kucing peliharaan Kamu akan melahirkan, maka tentu menjadi momen berharga but si kucing dan juga Kamu sebagai pemiliknya.

Sebelum jauh berbicara mengenai melahirkan, tentu sebagai pemiliknya harus memastikan apakah si kucing benar-benar hamil atau tidak. Apa saja ciri-ciri kucing hamil ? Adakah pemeriksaan khusus yang perlu dilakukan untuk memastikannya ? Nah, simak terus ulasan artikel kali ini yang membahas ciri-ciri kucing hamil.

ciri-ciri kucing hamil

Sebagaimana kucing merupakan seekor hewan mamalia, maka ia tentu akan hamil supaya memiliki keturunan. Sebuah referensi ilmiah menyebutkan bahwa kehamilan atau proses kucing betina untuk menjadi ibu bagi anak-anak kucing disebut dengan istilah “queening”. Masih menurut  referensi ilmiah yang sama, seekor kucing betina bisa mulai hamil sejak berusia 4 bulan. Kecuali memang kucing betina segaja dihambat untuk hamil oleh pemiliknya.

Sumber literatur ilmiah tadi juga menyebutkan bahwa normalnya lama periode gestasi atau kehamilan kucing betina berkisar antara 63-65 hari. Namun, referensi lain menyebutkan bisa lebih singkat yakni hanya selama 61 hari, namun bisa juga memanjang sampai 72 hari. Tak ada patokan pasti berapa lama kucing betina mengandung anaknya.

Sejalan dengan sulitnya menentukan lama kehamilan seekor kucing, penanda kucing tersebut sedang hamil pun bisa dibilang sama sulitnya. Berbeda dengan manusia yang mana ketika seorang wanita hamil, maka biasanya muncul tanda-tanda morning sickness pada awal masa kehamilannya. Tanda-tanda tersebut meliputi adanya keluhan mual hebat atau bahkan disertai muntah.

Baca juga : Cara memandikan kucing yang baik dan benar

Nah, sementara kalau kucing betina sedang hamil, cenderung tampak biasa saja. Maka dari itu, Kamu sebagai pemiliknya harus jeli melihat ciri-ciri kucing hamil pada peliharaan Kamu supaya si kucing bisa selalu sehat dan melahirkan anak-anak kucing lucu nan menggemaskan. Baiklah, berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai ciri-ciri kucing hamil :

Ciri-ciri Kucing Hamil yang mudah dikenali

1. Punggung terlihat lebih melengkung

Ketika seekor kucing betina tidak hamil, punggungnya tampak datar dan biasa saja. Namun, ketika kucing betina sedang mengandung anaknya, punggung kucing terlihat lebih melengkung. Apalagi memang kalau dijumpai adanya perut mebesar layaknya ulasan selanjutnya.

2. Perut semakin membesar

Amatilah perut si kucing. Apakah perutnya terlihat makin besar atau tidak. Tentunya besar ini tidak dalam artian si kucing makin gemuk.

Tentu saja kucing gemuk memang memiliki perut besar tapi bentuknya tidak padat. Apalagi kalau Kamu meraba perutnya. Perut kucing gemuk terasa lebih kenyal karena memang berisi lemak.

Sementara, perut kucing hamil dari tampakkannya saja terlihat padat. Belum lagi ditambah kucing betina yang sedang hamil memiliki perut membulat atau menggembung. Apalagi ketika dilakukan palpasi atau perabaan.

3. Peningkatan nafsu makan

Walaupun perut besar itu hamil dan bukan gemuk, pastinya nafsu makan kucing meningkat tajam. Sama juga kayak seorang wanita hamil, kucing betina yang lagi mengandung pun bawaannya ingin makan melulu. Otomatis karena nutrisi di badannya itu harus dibagi dengan anaknya, maka si kucing memang butuh nutrisi lebih. Kebutuhan makanan kucing hamil bisa meningkat hingga mencapai 1,5 kali lipat dari porsi biasanya.

4. Cenderung jadi pendiam

Karena si kucing hamil harus selalu membawa anaknya kemana-mana, maka otomatis si kucing cenderung lebih suka berdiam diri. Padahal biasanya kucing adalah salah satu hewan piaraan yang aktif bergerak kesana kemari. Apalagi pada kucing tertentu yang memang dasarnya senang bermain dengan lincah. Perubahannya menjadi pendiam pastinya akan terlihat dengan jelas.

5. Semakin “caper” (Cari Perhatian)

Memang naluri alamiah kucing diciptakan dengan sifat yang manja. Selalu ingin diberi kasih sayang dan perhatian. Ketika kucing betina hamil, maka ia akan menuntut perhatian yang lebih banyak. Alhasil membuatnya jadi “caper” alias cari perhatian terhadap pemiliknya.

Tak jarang mereka seakan protes pada pemiliknya jika hal itu tidak dipenuhi. Misalnya, si kucing akan mengeluarkan meongan yang keras. Bahkan, jika ia begitu jenuh, seringkali barang-barang di rumah dirusaknya. Si kucing bisa saja memang mencakari benda apa saja yang menarik perhatiannya.

6. Seakan “sencok” (“Senggol Bacok”)

Istilah “sencok” tentu hanyalah sebuah ungkapan atau perumpaan. “Sencok” yang merupakan singkatan dari “senggol bacok” adalah istilah yang menjelaskan sifat mudah marah dengan berbagai pemicu yang bisa dibilang hanya hal sepele. Penjelasan singkatnya yaitu sikap defensive.

Selain semakin manja, kucing yang sedang hamil pun memiliki kesan lebih galak dari biasanya. Sebenarnya hal ini merupakan bentuk perlindungan alias sikap protektif terhadap anak yang sedang dikandungnya. Ibu manapun termasuk juga kucing pasti tidak ingin siapapun mengganggu atau melukai dirinya apalagi si jabang bayi.

Baca juga : Cara merawat kucing kampung supaya sehat dan gemuk

7. Siklus birahi berhenti

Kucing, baik betina maupun jantan, umumnya nampak secara jelas bila sedang berada pada siklus birahi. Biasanya kucing cenderung lebih agresif. Namun, pada kucing betina, ketika siklus birahi berhenti secara tiba-tiba, maka kemungkinan besar diakibatkan oleh kehamilan yang sedang dimilikinya.

8. Puting susu berwarna kemerahan dan membesar

Puting susu pada kucing hamil biasanya terlihat berwarna kemerahan. Hal tersebut disebut juga pinking up. Biasanya putting susu yang memerah ini mulai muncul selepas dua minggu pertama masa kehamilan, yakni berkisar antara hari ke-15 dan ke-16.

Selain memerah, puting susu juga terlihat membesar. Hal ini merupakan respon fisiololis alias hal normal yang terjadi untuk mempersiapkan kelahiran si anak kucing ke dunia ini.

9. Keluarnya air susu

Selain penampilan puting susu yang berubah, ada juga kucing yang sudah mulai memproduksi air susu semenjak masa kehamilannya. Sama seperti seorang wanita, hal ini merupakan respon hormonal yang terjadi pada tubuh mereka yang hamil, sekalipun yang hamil adalah kucing sebagai hewan mamalia. Jika  memang air susu sudah kekuar dari puting, maka estimasi si kucing akan melahirkan yakni pada 2-3 minggu ke depan.

10. Senang berpindah-pindah tempat

Kucing yang sedang hamil biasanya menjadi nomaden alias gemar berpindah-pindah tempat. Tujuan si kucing menjadi begini karena mencari tempat “pe-wue” alias “paling wuenak”.

Maksudnya si kucing hamil senantiasa berpindah-pindah untuk mendapatkan tempat paling nyaman. Terutama tempat terbaik bagi si kucing untuk melahirkan para anak kucing.

Baca juga : Cara menghilangkan kutu kucing yang aman

Dari semua ciri-ciri kucing hamil yang telah disebutkan, perlu dilakukan beberapa pemeriksaan khusus untuk mendapat informasi yang lebih akurat akan kehamilan si kucing. Peneriksaan tersebut tentunya atas permintaan dokter hewan dan dilakukan oleh ahli yang terampil supaya dapat dipastikan apakah kucing hamil atau tidak. Pemeriksaan tersebut meliputi :

Ultrasonografi (USG)

Dengan menggunakan USG, maka ada bukti autentik alias kepastian bahwa si kucing memang betul-betul hamil. Konfirmasi kehamilan dengan pemeriksaan USG bisa dilakukan setelah usia kehamilan kucing lebih dari 4 minggu alias 16 hari.

Roentgen atau X-Ray

Pemeriksaan ini tak hanya untuk melakukan konfirmasi hamil atau tidak, namun dengan pemeriksaan X-Ray, kita juga bisa mengetahui lebih lanjut mengenai jumlah anak yang sedang dikandung oleh si kucing.

Selepas memastikan kucing hamil, selanjutnya mengetahui apa saja tanda-tanda si kucing akan melahirkan. Sebagi pemilik yang baik dan bertanggung jawab, Kamu tentu harus ikut repot dalam hal persiapan si kucing betina melahirkan. Apalagi kehamilan kucing tidak selama periode seorang wanita hamil. Nah, berikut ini informasi tambahan mengaenai ciri-ciri kucing yang akan melahirkan :

  1. Semakin sering berpindah-pundah supaya mendapatkan tempat yang sepi, nyaman, sekaligus aman.
  2. Semakin jadi pendiam dan maunya tidur melulu.
  3. Susah untuk bergerak.
  4. Lebih sering mengeong.
  5. Semakin suka menjilati tubuh.
  6. Seringkali terengah-engah dalam bernapas dan jantung berdetak lebih cepat.
  7. Air ketuban telah pecah.