Mengenal Kucing Hutan dan Tips Menjinakannya

Mengenal Kucing Hutan –┬áMeskipun memiliki nama kucing hutan, namun jenis kucing ini tidak selalu ditemukan di kawasan hutan sebab sering membangun sarangnya di bawah bebatuan besar dan bahkan diatas pohon karena jenis kucing ini merupakan kucing yang lihai dalam memanjat pohon. Kucing ini memiliki ukuran tubuh yang sama dengan kucing rumahan dengan bulu tubuh yang halus serta pendek dan memiliki warna kuning kecoklatan serta terdapat belang-belang hitam di bagian kepala hingga tengkuk. Sedangkan selebihnya memiliki totol hitam dan bagian bawah perut berwarna putih dengan totol coklat tua.

kucing hutan

Informasi Ilmiah Kucing Hutan

Kucing hutan memiliki masa reproduksi sepanjang tahun dengan masa kehamilan antara 70 hari yang akan melahirkan antara 2 hingga 4 ekor anak kucing dalam sekali melahirkan. Sebelum berumur 10 hari, anak kucing hutan belum bisa membuka mata, namun sesudah bisa melihat akan segera mencari makanan sendiri. Kucing hutan betina nantinya akan dibantu oleh kucing jantan dalam mengasuh anak anaknya dan untuk anak kucing hutan sudah bisa dikatakan dewasa secara kelamin saat sudah berumur 13 bulan. Untuk informasi klasifikasi ilmiah dari kucing hutan bisa disimak berikut ini.

  • Kerajaan: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Mamalia
  • Ordo: Carnivora
  • Famili: Felidae
  • Genus: Felis

Habitat

Habitat kucing hutan ini adalah hutan dan juga kawasan dengan banyak tumbuhan dekat perkampuang. Kucing ini akan membuat sarang di beberapa gua kecil atau liang bebatuan dan akan tidur pada siang hari serta mencari mangsa di malam hari.

Baca juga :

Jenis Jenis Kucing Hutan

Kucing hutan sendiri memiliki beberapa jenis yang tersebar di seluruh dunia dan beberapa diantaranya ada di Indonesia seperti beberapa jenis kucing hutan berikut ini.

1. Kucing Merah Kalimantan

Seperti namanya, jenis kucing ini berasal dari Kalimantan dengan tubuh berwarna merah kecoklatan, kepala yang membulat dan telinga pendek serta kumis agak sedikit panjang.

Kucing ini memiliki badan agak tinggi dengan ekor yang besar dan panjang. Kucing merah Kalimantan ini termasuk dalam jenis kucing hutan yang langka dan terancam kepunahan. Kucing ini memiliki panjang badan antara 49.5 cm hingga 67 cm, sedangkan bagian ekor memiliki panjang antara 30 cm hingga 40 cm yang banyak ditemukan di perbukitan serta hutan ketinggian 500 MDPL dengan makanan kesukaan berupa hewan kecil.

2. Kucing Blacan

Kucing blacan yang juga dikenal dengan nama Asian Leopard ini merupakan kucing hutan spesies bengalensis dimana blacan akan dijadikan indukan untuk dikawinkan dengan kucing amerika shorthair yang akan menghasilkan anakan kucing bengal.

Secara fisik, kucing blacan ini memiliki ciri ciri sama dengan kucing bengal dengan harga yang sangat mahal yakni Rp.50.000.000 per ekor. Makanan kesukaan dari kucing blacan ini adalah makanan alami seperti blacan.

Baca juga : Harga Kucing Angora, Harga Kucing Persia

3. Kucing Kepala Datar

Kucing kepala datar atau disebut dengan flathead cat ini memang memiliki kepala yang sedikit datar dengan cuping telinga yang kecil serta bola mata berukuran besar dan terlihat seperti tidak mempunyai pupil.

Hidung kucing ini mancung dan merupakan endemik di Asia Tenggara khususnya Thailand, Kalimantan dan juga Pulau Andalas di Sumatera yang tergolong kucing liar hutan.

4. Kucing Batu

Kucing batu pada tahun 1999 sudah ditetapkan pemerintah sebagai satwa dilindungi oleh pemerintah karena terancam punah dan hanya sekitar 10 ribu saja yang masih ada di dunia.

5. Kucing Bakau

Seperti namanya, jenis kucing ini hidup di hutan bakau Indonesia yang juga dinyatakan sebagai satwa dilindungi. Habitat asli kucing ini berada dekat dengan perairan sehingga tidak takut dengan air dan makanan kesukaannya adalah ikan dan hewan kecil lain yang bisa ditemukan di hutan bakau.

6. Kucing Congkok

Kucing congkok merupakan jenis kucing hutan dengan tubuh kecil berwarna coklat tua tutul hitam, memiliki mata berwarna kuning keruh dan jika dilihat sekilas hampir sama dengan kucing biasa. Kucing ini sangat senang memakan hewan kecil seperti tikus, serangga, burung dan juga kadal.

[ Baca juga : Mengenal jenis-jenis Kucing populer paling banyak dipelihara ]

Fakta Fakta Kucing Hutan

Kebanyakan jenis kucing hutan adalah jenis kucing yang dilindungi oleh undang undang seperti yang ada dalam PP No. 7 Tahun 1999 dan ketentuan dalam Undang Undang No.5 Tahun 1990:

  • Barangsiapa dengan Sengaja menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup; (Pasal 21 ayat (2) huruf a), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 [lima] tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 [seratus juta rupiah]. (Pasal 40 ayat [2]]

  • Barang Siapa Dengan Sengaja menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan mati (Pasal 21 ayat (2) huruf b), diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). [Pasal 40 ayat [2]]

  • Dengan Sengaja memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh, atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia, [Pasal 21 ayat (2) huruf d], diancam dengan pidana penjara paling lama 5 [lima] tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 [seratus juta rupiah]. [Pasal 40 ayat [2]]

Makanan Kucing Hutan

Kucing hutan adalah kucing yang aktif mencari makan pada malam hari. Sedangkan pada siang hari, kucing hutan akan memakai waktunya untuk tidur. Beberapa makanan kesukaan kucing hutan ini diantaranya adalah kelelawar, burung, ular, tikus, kancil dan juga kadal. Kepandaiannya dalam memanjat pohon membuat jenis kucing ini semakin mudah untuk memburu mangsa.

[ Baca juga : Daftar Harga Makanan Kucing Sesuai Merek Dan Ukuran ]

Tips Menjinakkan Kucing Hutan

Ada beberapa jenis kucing hutan yang bisa dipelihara dan sebagai panduan, berikut ini akan kami berikan beberapa tips untuk menjinakkan kucing hutan.

  • Beri pendekatan: Karena jenis kucing hutan merupakan kucing liar, maka tidak bisa dipaksa untuk jinak dan harus melakukan pendekatan dengan perlahan dan beri kesempatan untuk adaptasi dengan lingkungan baru.
  • Perkenalkan dengan bau pemilik: Kucing hutan memiliki penciuman yang tajam sehingga cukup mudah mengenali bau pemiliknya. Anda bisa meletakkan baju yang bekas anda pakai dalam kandang agar kucing hutan bisa mengenali bau keringat anda.
  • Beri makan dengan tangan: Memberikan makanan langsung dengan tangan akan membuat kucing hutan bisa mengenali bau tangan dan merasa diperhatikan. Jika terlihat akan menggigit, tetap tenang dan jangan langsung menarik tangan dengan cepat sebab akan membuat kucing hutan menganggap anda sebagai musuh.
  • Gendong: Ajak kucing hutan keluar dari kandang secara perlahan kemudian gendong untuk membuatnya semakin jinak. Namun jika masih galak dan mencakar, maka lapisi tangan dengan kain tebal agar aman dan lakukan secara rutin serta ajak bermain di sore hari di halaman atau lapangan.
  • Mandikan: Mandikan kucing hutan sebanyak 2 kali seminggu dan jangan terlalu sering sebab bisa membuat kucing stress. Sedangkan untuk anak kucing hutan cukup diusap dengan air saja.