Mengenal Kucing Sphynx

Mengenal Kucing Sphynx – Dunia mengenal ragam jenis kucing dan tiap jenisnya memiliki ciri khas tersendiri yang unik dan juga menarik. Kucing Sphynx merupakan salah satunya. Karakteristik kucing Sphynx adalah tubuhnya yang sama sekali tidak diselimuti bulu-bulu halus layaknya mayoritas jenis kucing lainnya.

Penyebab kucing Sphynx tidak memiliki bulu adalah mutasi genetik yang terjadi tanpa sengaja alias accidental. Pertama kali, kucing Sphnix muncul di Toronto, Kanada. Disana terdapat sebuah anak kucing yang bernama Elizabeth, untuk pertama kalinya terlahir tanpa memiliki bulu di seluruh badannya.

mengenal kucing sphynx

Pemilik Elizabeth pun sempat terheran-heran ketika pertengahan tahun 1970-an kucing ini lahir tanpa adanya sedikit pun bulu. Meskipun awalnya merasa janggal, si pemilik menyadari bahwa hal tersebut menjadi keunikan tersendiri yang membuat Elizabeth begitu spesial. Alhasil, dia mencoba mengawinkan secara silang antara Elizabeth dengan kucing berbulu lainnya, termasuk kucing Devon Rex. Sayangnya gen yang membuat kucing Sphynx tidak memiliki bulu sifatnya resesif alias gen tersebut tidak kuat untuk diturunkan pada anak selanjutnya. Gen resesif tersebut menyebabkan tidak semua keturunan Elizabeth terlahir tanpa bulu.

Baca juga : Mengenal Kucing Bengal

Postur tubuh kucing Sphynx bisa dibilang cukup tegap. Secara keseluruhan, tubuh kucing Sphynx diselimuti oleh kulit yang memiliki kerutan atau lipatan pada kepala, badan dan kaki. Kulit kucing Sphynx juga sebenarnya ditutupi oleh bulu-bulu yang begitu sangat halus hingga tidak terlihat secara kasat mata. Namun, ketika kita raba atau elus kucing Sphynx, terkadang bisa kita rasakan bulu-bulu halus tersebut. Untuk mengetahui ciri-ciri fisik dari lebih lengkap, berikut ini rincian mengenai bentuk kucing Sphynx :

Ciri fisik Kucing Sphynx

  • Dimulai dari kepala yang berbentuk segitiga dengan panjangnya lebih besar dibandingkan dengan lebarnya.
  • Kening rata dan pipi menonjol serta hidung yang memiliki lekukan, baik hanya sedikit maupun yang nampak jelas.
  • Bentuk dagu yang tegas tanpa kumis tipis.
  • Telinganya cukup besar dengan lebar pada bagian bawah dan berdiri tegak.
  • Leher terlihat panjang dan disertai adanya otot.
  • Badannya tegap dengan dada lebar serta perutnya yang membulat bak sebuah tabung.
  • Kakinya memiliki panjang yang proporsional. Sesuai dengan tubuhnya.
  • Ekornya menyerupai sebuah cambuk dan di ujungnya terkadang dijumpai ada bulu-bulu halus yang mebuatnya seperti ekor singa.

Setelah mengetahui ciri-ciri fisik Kucing Sphynx yang begitu khas, mari kita berbicara mengenai informasi yang ringan tentang kucing unik satu ini. Berikut ini fakta menarik mengenai kucing Sphynx. Check it out :

Baca juga : Mengenal Kucing Persia Himalaya

Fakta Menarik Kucing Sphynx

Dikenal sebagai Canadian Hairless Cats

Kehadiran kucing Sphynx telah diakui oleh berbagai organisasi internasional. Di antaranya meliputi :

  • American Cat Fanciers Association,
  • The Cat Fanciers Association, dan
  • The International Cat Association.

Dunia pun mengenal kucing ini secara original berasal dari Kanada. Maka disebutlah kucing Sphynx sebagai Canadian Hairless Cats.

Namanya tidak berhubungan dengan Mesir

Jika Kamu sebelumnya pernah mengira bahwa nama “Sphynx” memiliki kaitan dengan patung Sphynx yang ada di Mesir, maka Kamu keliru. Faktanya sebagaimana telah disebutkan bahwa asal muasal kucing ini dari Kanada.

Patung Sphynx di Mesir dipergunakan sebagai penanda makan Fir’aun, seorang raja tersohor di negeri berpasir itu pada zaman dahulu kala. Patung Sphynx berbentuk seperti sebuah makhluk dengan kepala manusia dan tubuh singa. Meskipun postur tubuh kucing Sphnyx jauh berbeda dengan patung tersebut. Namun, penemu kucing ini pertama kali menamainya dengan sebutan “Sphynx” karena memang terinspirasi dengan patung bernama sama yang berada di Mesir.

Memiliki warna yang khas

Siapa bilang kucing Sphynx tidak berwarna ? Sekalipun kulit kucing sphynx terbilang gundul, namun kulitnya tetap mengandung pigmen yang bisa membuat kucing ini terlihat dengan berbagai varian warna. Mulai dari kulitnya berwarna merah muda hingga berwarna gelap seperti cokelat atau hitam. Bahkan, warna-warna ini bisa membentuk pola atau corakan kukitnya menjadi gradasi yang bervariasi.

Baca juga :

Hewan Peliharaan yang Ramah

Postur tubuhnya membuat kucing Sphynx terlihat tegas atau bahkan sangar alias galak. Padahal, faktanya kucing Sphynx termasuk ke dalam kelompok hewan peliharaan yang ramah. Kucing ini senang sekali berinteraksi, baik dengan sesama kucing maupun dengan manusia. Apalagi kucing Sphynx sangat senang ketika bersosialisasi maupun bermain bersama pemiliknya. Oleh karena itu, pemilik kucing Sphynx harus spare atau menyisakan waktu untuk bermain bersama peliharaannya tersebut dan jangan terlalu sering dan lama meninggalkan kucingnya sendirian di rumah.

Kulitnya Cukup Sensitif

Karena dari tampilannya saja kucing sphynx sudah terlihat jauh berbeda dengan kucing lain, Kamu tak perlu heran mengetahui fakta bahwa kulit kucing ini cukup sensitif. Pada umumnya, kelenjar minyak pada kulit kucing bermanfaat untuk menjaga kelembutan bulu-bulunya. Namun, karena kucing Sphynx terbilang tidak punya bulu jika ada pun hanyalah sedikit dan sangat halus, maka kulitnya cenderung berminyak. Oleh karena itu, pemilik kucing Sphynx wajib memandikan peliharaannya. Frekuensi memandikan si kucing paling minimal sebanyak sekali dalam seminggu.

Populer

Taukah Kamu bahwa masyarakat di seluruh dunia senang memelihara dan merawat kucing Sphynx ? Hal itu tak ayal membuat kucing ini begitu populer dan hitz sepanjang masa. Bahkan, dilansir dari sebuah info yang disampaikan oleh The Cat Fanciers’ Association pada tahun 2014, kucing Sphynx menempati urutan ke-8 sebagai kucing terpopuler setelah kucing ras lainnya, seperti kucing Persia dan kucing American Shorthair.

Baiklah itu tadi bahasan yang dapat kami berikan supaya Kamy bisa mengenal lebih jauh mengenai kucing Sphynx. Semoga bisa bermanfaat.